Habib Rizieq Shihab memberikan pernyataan mengejutkan. Dia mengakui telah melanggar protokol kesehatan (prokes) sehingga menimbulkan kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.
Hal itu disampaikan Rizieq dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim). Rizieq mengakui soal kerumunan yang terjadi dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan anaknya.
“Kami mengaku ada kerumunan, ada pelanggaran prokes tetapi saya yakin panitia di luar kesengajaan, tidak punya niat melanggar prokes,” ujar Rizieq
Dia mengklaim bila sebelumnya semua tertib dan sesuai prokes. Namun semakin lama menurutnya kerumunan tidak terkendali.
“Pada saat itu, saya tegur panitia, melalui mic supaya jaraknya dikembalikan dan sebagainya. Untuk supaya prokes tidak dilanggar. Bahkan saya sampaikan ke panitia, kalau tidak bisa diatur juga, ya kita jangan sampai lewat tengah malam,” ucapnya.
“Sebaiknya kita pertimbangkan, kalau ngga bisa diatur juga, ya kita bubarkan saja,” imbuh Rizieq.
Namun kerumunan itu tak terhindarkan. Rizieq mengklaim marah besar ke panitia.
“Karena saat ada yang melanggar prokes, saya yang pertama kali marah kepada mereka. Walaupun itu pun saya juga marah, saya marah besar kepada panitia.
“Kenapa ini terjadi pelanggaran prokes semacam ini,” ucap Rizieq.
“Dan ternyata betul, besok paginya, kami mendapatkan surat dari Pemprov DKI dan kena denda Rp 50 juta. Kami terima denda itu karena kami mengakui, pelanggaran prokes itu memang terjadi. Kami tidak pernah mengingkari. Bahkan kami di situ saya buat rekaman, video, kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Jakarta dan nggak sampai di situ, kami batalkan semua acara,” imbuhnya.
More Stories
Gelar Farewell Dinner PUIC -19, Indonesia Ajak Parlemen OKI Bawa Perdamaian Bagi Dunia
Jakarta — Balai Kota Jakarta malam ini menjadi saksi hangatnya kebersamaan para delegasi Konferensi ke-19 Parliamentary Union of the OIC...
Pemerintah Pastikan MBG Bebas Kontaminasi dan Bergizi Seimbang
Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan bahwa makanan yang disediakan aman, bebas...
Pemerintah Terus Perkuat Sistem Pengawasan Gizi MBG
Oleh : Doni Wicaksono )* Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam membangun generasi sehat dan cerdas melalui program Makan Bergizi...
Pemerintah Konsisten Hadir Jamin MBG Higienis dan Bergizi
Oleh : Jodi Mahendra )* Pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam menjamin pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang higienis dan...
Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Internasional Hadapi Pelemahan Ekonomi Global
JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus mengintensifkan kolaborasi internasional sebagai strategi menghadapi tekanan ekonomi global yang semakin menantang. Kunjungan kenegaraan Presiden...
Berbagai Kebijakan Pemerintah Mampu Kendalikan Dampak Pelemahan Ekonomi Global
Jakarta - Di tengah meningkatnya tekanan dari perlambatan ekonomi global, kebijakan ekonomi yang diambil Presiden Prabowo berhasil menahan laju dampak...