Waspadai Provokasi KAMI Gunakan Isu Covid-19 Untuk Serang Pemerintah

Read Time:1 Minute, 35 Second

06/09/2020 – Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin, mengatakan bahwa Pemerintah tidak serius meanggulangi pandemi Covid-19. Hal itu disampaikannya saat menghadiri deklarasi KAMI di daerah Yogyakarta. Din Syamsuddin menilai kebijakan alokasi dana penanganan Covid-19 dimanipulasi untuk kepentingan lain.

“Pemerintah tidak serius menyelamatkan rakyat dari pandemi Covid-19. KAMI menilai Perppu Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Covid-19 bersifat memanipulasi, ketimbang menanggulangi pandemi,” ujar Din Syamsuddin.

Sejalan dengan Din Syamsuddin, deklarator KAMI, Gatot Nurmantyo, juga memiliki anggapan yang sama. Dia menilai Presiden Joko Widodo dan jajarannya terlihat menggampangkan penanganan pandemi. Bahkan ia juga mengatakan bahwa Pemerintah hanya mementingkan urusan ekonomi dibanding keselamatan rakyat.

“Penanganan Pemerintah terkait pandemi Covid-19 terlihat menggampangkan, bahkan lebih fokus kepada kepentingan lain. Fokus Pemerintah hanya kepada urusan perekonomian ketimbang keselamatan rakyat”, ujar Gatot Nurmantyo.

Sebelumnya, Politisi Golkar Sarmuji menilai tuntutan yang dilontarkan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) kepada Pemerintah tidak tepat. Menurut dia, Golkar selama ini memandang, pemerintah sudah bekerja secara maksimal, terlebih saat menghadapi pandemi Covid-19 ini, khususnya di bidang kesehatan dan ekononomi.

“Apa yang dilakukan pemerintah sudah semua memenuhi tuntutan KAMI, bahkan melampaui. Pemerintah bahkan sudah mengintegrasikan antara penanganan kesehatan dengan pemulihan ekonomi agar keduanya tidak saling meniadakan bahkan menjadi langkah yang saling melengkapi,” kata Sarmuji.

Anggota Fraksi Golkar ini menyebut, KAMI terkesan menutup mata terhadap kinerja pemerintah yang baik selama ini. Sarmuji meminta, KAMI untuk membuka pikiran dan hati untuk mengakui kerja pemerintah. Dari data yang ada, Indonesia termasuk yang berhasil menjaga perekonomian untuk tidak turun terlalu dalam.

Sementara itu, Politikus PDIP Kapitra Ampera mempertanyakan arah gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) bentukan Din Syamsuddin dkk. Bagi Kapitra, KAMI hanyalah gerakan politik yang berbungkus gerakan moral.

Deklarasi yang dilakukan oleh KAMI tentu sah-sah saja, namun mereka salah momen, dimana saat pandemi seperti ini yang dibutuhkan adalah solusi, bukan deklarasi yang masih bersifat wacana. (WS)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %