Pakar: Presiden Sudah Tepat Menjalankan Politik Bebas Aktif di Perang Rusia-Ukraina

Read Time:50 Second

JAKARTA – Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana mengatakan, langkah Presiden Joko Widodo menjalankan politik luar negeri bebas aktif dalam konflik Rusia dan Ukraina sudah tepat. Hal ini, menjadi nilai tersendiri bagi Indonesia di mata dunia, terutama Indonesia sebagai pemegang Presidensi Group of 20 (G20).

“Politik luar negeri bebas aktif, kita tidak boleh memihak. Tetapi kita akan aktif mengusulkan solusi bahkan menjadi tempat para pihak bertemu,” kata Hikmahanto dalam Trijaya Hot Topik Petang, Kamis (6 Oktober 2022).

Menurut Hikmahanto yang juga menjabat Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani ini, hal positif yang dilakukan Presiden Jokowi saat perang Rusia dan Ukraina pertama kali terjadi dengan mengatakan perang harus distop sudah tepat.

“Bahwa perang harus stop karena perang akan menyengsarakan manusia dan apa yang dikatakan bapak presiden itu tepat. Bahkan beliau menyebut, ego dan ego ini yang terjadi. Sekarang ini tidak ada yang mau kalah,” ujarnya.

Presiden Jokowi, kata Hikmahanto, tidak memihak Ukraina dan Rusia. Presiden menekankan bahwa perang dunia ke-3 akan memberi dampak terberat dengan krisis pangan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %